Berita Terbaru Unilever Diboikot Begini Penjelasan
Berita Terbaru Unilever Diboikot Begini Penjelasan

Update Berita Terbaru Unilever Diboikot ? Begini Penjelasan Lengkapnya

Posted on

Update Berita Terbaru Unilever Diboikot ? Begini Penjelasan Lengkapnya. Media sosial menjadi salah satu platform penyalur informasi yang menberikan dampak cukup besar di masyarakat. Berbagai postingan dalam sosial media dinilai mampu mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap sesuatu.

Dan sekali lagi sosial media menunjukkan kekuatannya. Tanggal 19 juni 2020, official akun sosial media dari perusahaan ternama Unilever mendapat banyak komentar pro dan kontra. Ribuan komentar dilontarkan masyarakat global untuk menanggapi postingan dari perusahaan raksasa asal Inggris ini.

Unilever Diboikot ? Begini Penjelasan

Berita yang membahas Unilever diboikot juga mulai menyebar sejak kejadian tersebut hingga saat ini. Postingan yang di upload oleh Unilever di laman instagramnya memang merupakan postingan yang mampu membuat masyarakat memberikan komentar keras.

Pada tanggal 19 juni 2020, Unilever memposting gambar berupa logo perusahaan yang telah dirubah warnanya menjadi warna pelangi. Warna pelangi sendiri merupakan warna yang identik dengan kaum LGBT. Bukan hanya gambarnya saja yang menarik perhatian, kalimat yang diposting mengiringi gambar tersebut juga semakin membuat masyarakat mengernyitkan dahi.

Kalimat yang diposting oleh Unilever berbunyi ” Kami berkomitmen untuk membuat kolega LGBTQ + kami bangga dengan kami seperti kami.” .

Dalam kalimat tersebut, Unilever jelas menyatakan bahwa LGBTQ +  atau lesbian gay biseksual transgender queer merupakan kolega yang penting. Menurut beberapa informasi berita terbaru, postingan inilah yang membuat banyak masyarakat mulai menunjukkan respon pro dan kontra tidak terkecuali masyarakat Indonesia.

Kaum LGBT memang dinilai sebagai kaum yang harus dihindari karena memiliki sikap yang tidak baik. LGBT juga dinilai sebagai sebuah kelainan menyimpang yang seharusnya diobati, namun bukan didukung.

Sejak dipostingnya pernyataan ini, berbagai pihak langsung memberikan responnya. Unilever memang dikenal sebagai perusahaan penyedia perlengkapan rumah tangga yang sangat besar dan telah digunakan selama berpuluh-puluh tahun di berbagai belahan dunia.

READ  Begini Cara Menghapus Status di WA, Dijamin Auto Hilang!

Pernyataan Dukungan LGBT

Berita Terbaru Unilever diboikot. Tidak heran pernyataan dukungan terhadap kaum LGBT ini mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Masyarakat banyak beranggapan bahwa pernyataan ini menunjukkan bahwa keuntungan yang diperoleh Unilever dari penjualannya disalurkan untuk mendukung LGBT. Hal inilah yang mendapat banyak penentangan dari masyarakat luas.

Dalam update berita terbaru, banyak masyarakat yang meminta kejelasan pernyataan dari Unilever ini. Penjelasan ini dinilai akan menjadi penentu sikap yang akan diambil masyarakat. Di Indonesia sendiri, masyarakat banyak memposting cuitan yang berisi akan memboikot Unilever dengan cara tidak menggunakan produk dari Unilever.

Masyarakat bertutur akan meninggalkan produk Unilever dan beralih ke produk lain jika Unilever menyatakan diri akan mendukung LGBT. Bukan hanya masyarakat umum, ketua Komisi Ekonomi MUI Azrul Tanjung juga menyatakan akan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memboikot Unilever jika isi dari  postingan tersebut benar adanya.

MUI sebagai lembaga yang membantu mengatur pelaksanaan syari’at Islam di Indonesia menilai bahwa tindakan yang diambil oleh Unilever ini merupakan kesalahan besar. Dalam beberapa berita terkini, akun sosial media Unilever Indonesia dilaporkan mendapatkan banyak komentar dari masyarakat Indonesia hingga namanya menjadi trending di Indonesia.

Hingga kini masyarakat masih menunggu penjelasan dari pihak Unilever terkait dengan kejadian ini. Meski masyarakat belum mendapat penjelasan, namun sebagian masyarakat perlahan mulai meninggalkan produk Unilever karena khawatir uang yang dikeluarkan untuk membeli perlengkapan tersebut tidak membawa keberkahan.

Penutup

Dari informasi berita terbaru ini, dapat diambil pelajaran bahwa postingan sosial media bisa menjadi boomerang yang tidak terduga. Kebijakan masyarakat dan berbagai pihak dalam menggunakan sosial media dan menyikapi pernyataan yang ada dalam sosial media akan mempengaruhi kelancaran berbagai aspek dalam kehidupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *