Bahaya Virus Corona (COVID-19) yang Perlu Kita Waspadai
Bahaya Virus Corona (COVID-19) yang Perlu Kita Waspadai

Bahaya Virus Corona (COVID-19) yang Perlu Kita Waspadai

Posted on

Bahaya Virus Corona (COVID-19) yang Perlu Kita Waspadai – Kita perlu memiliki kewaspadaan dan pemahaman yang baik dalam memahami suatu penyakit. Salah satu penyakit yang sekarang sedang pandemi dibelahan dunia adalah Covid-19. Menurut Media haluan.co bahwa update virus Corona: 2.273 Pasien Positif, 164 Sembuh, 198 Meninggal per 3 April 2020. Agar anda terhindar dari Corona Virus (COVID-19) maka perlu mewaspadai hal-hal di bawah ini.

Bahaya Virus Corona (COVID-19) yang Perlu Kita Waspadai

Covid-19 adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus yang tidak bisa diremehkan. Agar anda memahami lebih dalam apa saja dampaknya yang ditimbulkan. Berikut adalah bahaya dari infeksi virus corona yang perlu anda waspadai:

1. COVID-19 Bisa Menyebabkan Komplikasi Penyakit

Sebagian kasus Covid-19 menimbulkan gejala dengan sifat ringan dan sedang. Namun, beberapa pasien mengalami komplikasi yang patut diwaspadai. Gangguan pada saluran pernapasan adalah komplikasi utama akibat Covid-19, seperti gagal pernapasan akut (acute respiratory failure), pneumonia (peradangan pada paru-paru), hingga acute respiratory distress syndrome (ARDS).

Dampak yang ditimbulkan dari infeksi virus corona juga menyebabkan komplikasi dan masalah pada organ lain. beberapa diantaranya seperti kerusakan hati, kerusakan jantung, gagal ginjal akut, hingga infeksi sekunder (infeksi susulan oleh mikroorganisme lain, seperti bakteri). Covid-19 juga dapat menyebakan kematian.

2. Covid-19 Rentan Terhadap Kelompok dan Usia tertentu

Orang berusia 65 tahun ke atas lebih rentan untuk mengalami komplikasi dari Covid-19. Begitu pula pada orang dengan kondisi medis atau riwayat penyakit tertentu dari segala usia. Anda perlu sedikit lebih waspada dalam menyikapi penyakit dampat dari Covid-19 ini.

Adapun orang dengan kondisi medis yang rentan terhadap Covid-19 diantaranya:

READ  Wisata Edukasi Cocok untuk Anak, Berikut Penjelasannya

Penderita penyakit paru kronis atau asma sedang hingga berat. Orang yang menderita masalah jantung serius. Orang dengan kondisi imun yang lemah, seperti pasien yang menjalani perawatan kanker. orang yang merokok. orang yang menjalani transplantasi sumsum tulang atau transplantasi organ. Defisiensi imun. orang yang positif HIV atau AIDS namun tidak terkontrol dengan baik, serta orang yang mengonsumsi obat kortikosteroid yang berkepanjangan. Orang dengan obesitas berat. Penderita diabetes .Orang dengan penyakit ginjal kronis dan menjalani prosedur cuci darah .Orang dengan gangguan hati. Penderita asma bisa lebih rentan untuk menderita komplikasi Covid-19.

3. Covid-19 Mudah Menular

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat. virus corona SARS-CoV-2 bisa menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi. Artinya, jika orang orang yang terkena Covid-19 bersin atau batuk, droplet dari orang tersebut, maka Covid-19 bisa masuk ke orang yang ada di dekatnya.

Penularan Covid-19 juga bisa melalui kontak jabat tangan. Setelah berjabat tangan denagn orang yang terinfeksi Covid-19, orang yang sehat bisa tertular jika ia tak mencuci tangannya dengan bersih. Hal ini bisa juga terjadi kemungkinan penularan dengan menyentuh permukaan benda yang sudah dihinggapi virus corona.

Dibandingkan epidemi SARS pada tahun 2002-2004 silam, Covid-19 sudah jauh melampaui angka kasus positif maupun korban jiwa. angka perbadingan kasunya sangat jauh. Jika SARS menulari sekitar 8000 orang, sementara Covid-19 menulari sekitar 1 juta orang per 3 April 2020.

4. Belum Ada Obat yang Disepakati

Hingga saat detik ini, belum ada obat yang disepakati oleh ilmuwan untuk mengatasi Covid-19. Riset terkait obat Covid-19 masih dalam penelitian dan pengujian oleh para ahli di banyak negara. Beberapa pihak telah mencoba obat malaria, obat flu, dan antivirus dalam menangani Covid-19. Namun, belum ada obat Covid-19 yang diyakini aman dan tak menimbulkan kerugian bagi penderitanya.

READ  Proses Lengkap Pengolahan Air Limbah di Indonesia

5. Belum Ada Vaksin Untuk Mencegah Covid-19

Sampai saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah penularan infeksi virus corona. Vaksin Covid-19 masih dalam tahap pengujian oleh para ahli. Karena obat dan vaksin masih belum ditemukan dan di sepakati, Maka cara terbaik untuk menghindari virus corona baru adalah dengan berdiam diri di rumah (Stay at Home) dan menjaga jarak dari orang lain (Social Distancing)

5. Adanya Silent Spreader

Virus corona dapat berbahaya karena tidak semua orang menunjukkan gejala apapbila terpapar Covud-19. Hal ini justru mengkhawatirkan, karena individu tersebut tetap bisa menularkan virusnya ke orang lain. Orang tanpa gejala namun bisa menularkan inilah yang disebut sebagai silent spreader. Silent spreader bisa menularkan walau tak menunjukkan gejala. Cara terbaik agar kita tak tertular dari orang lain, yang beberapa di antaranya bisa saja silent spreader adalah berdiam diri dirumah (Stay at Home).

Penutup

Ulasan Bahaya Virus Corona (COVID-19) yang Perlu Kita Waspadai di atas tidak bermaksud untuk menakuti anda. tetapi sebaliknya, ini menjadi pengetahuan buat anda dan keluarga anda agar tidak terpapar Corona Virus atau Covid-19.  Sayangi diri anda dna keluarga anda agar tidak terpapar Covid-19 dengan cara berdiam diri di rumah, bekerja dari rumah dan melakukan social distancing.

One thought on “Bahaya Virus Corona (COVID-19) yang Perlu Kita Waspadai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *